MEDIA

Annual General Meeting of Shareholders 2016 of PT Tiphone Mobile Indonesia

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE) membagikan dividen ‎Rp92,58 miliar, atau setara 25 persen dari laba bersih sebesar Rp370,35 miliar di akhir 2015.

"Kita resmi bagikan dividen 25 persen dari laba bersih Rp370,35 miliar (Rp92,58 miliar), atau setara Rp13 per saham," kata Direktur Utama Tiphone Mobile Indonesia Tan Lie Pin, ditemui dalam paparan publik perseroan di‎ Hotel Grand Mercure, Harmoni, Jakarta, Rabu (15/6/2016).

Sisa dari laba bersih, menurut Tan Lie Pin, akan disisihkan perseroan sebagai laba ditahan. Dana itu guna memperkuat modal dan ekspansi perseroan ke depannya.

"Kita juga sisihkan untuk dana cadangan. Dana cadangan yang kami sisihkan Rp5 miliar. Pembagian dividen, kami akan bagikan 30 hari setelah RUPST perseroan terselesaikan dengan baik di hari ini,"‎ jelas Tan Lie Pin.

Tiphone Mobile Indonesia mampu membukukan laba bersih sebesar Rp370,35 miliar di akhir 2015. Angka itu mengalami kenaikan 19,07 persen dari posisi Rp311,03 miliar di 2014. Peningkatan laba banyak disokong oleh pendapatan perseroan yang menjadi Rp22,04 triliun, dari posisi periode 2014 sebesar Rp14,59 triliun.‎

Kontribusi paling besar pendapatan TELE masih banyak disumbang dari voucher dan kartu perdana menjadi Rp14,60 triliun dari Rp8,87 triliun di 2014. Sedangkan, telepon selular itu sebesar Rp7,43 triliun dari Rp5,71 triliun. Sisanya yakni Jasa perbaikan sebesar Rp2,92 miliar dari Rp1,15 miliar‎. ‎

Selain pembagian dividen, rapat juga resmi mengganti Mustapa Wangsaatmaja dari kursi komisaris. Sedangkan posisi Direksi tidak ada yang diganti. "Pak Mustafa diganti. satu kursi komisaris diganti. Direksi tidak ada yang digantikan," pungkas Tan Lie Pin.